Tuesday, April 19, 2016

Surat Cinta Dari Guantanamo

Fazel J. Haitamy - Dari balik jeruji penjara Guantanamo setahun yang lalu Muhammad Al-Hamiri menuliskan sebuah surat untuk ibunya:

“Wahai Ibu, aku berharap bisa menulis dengan tinta darahku di atas dinding-dinding sejarah, sehingga dinding itu bisa memberitahu kisah cinta dan kesetiaanku padamu. Namun faktanya, aku bahkan tidak bisa berada dekat denganmu untuk bisa berbakti dan membalas budimu atas setiap malam yang telah Ibu habiskan dengan begadang sehingga aku bisa tertidur, dan saat-saat Ibu harus menahan lapar agar aku bisa makan dengan kenyang.

Ibu, engkau terus menangis dan berharap untuk bisa melihatku bebas setiap harinya. Dan saat matahari mulai tenggelam dan menghilang di horizon langit setiap petang hari, aku selalu teringat dan khawatir karena engkau semakin melemah.

Ibu, tanpamu, aku bagaikan sebuah perahu kecil di tengah samudera luas yang tengah dihempas ombak besar dalam gelapnya malam. Ibu, jika aku bisa mengambil semua kesedihanmu dan menempatkan mereka dalam hatiku, aku tidak akan ragu-ragu untuk melakukannya dan menjaga mereka selamanya, dan Ibu akan selalu melihat senyumku. Tapi aku tahu bahwa Ibu tidak akan menerima hal seperti itu, karena pengorbanan adalah perniagaanmu, cinta adalah namamu dan kasih sayang adalah nalurimu.

Ibu, Kita akan bertemu lagi suatu hari nanti, insya Allah. Aku akan mengukir indah hari di mana kita bertemu lagi insya Allah, dengan mencium kepala Ibu dan memberitahu seluruh dunia bahwa Ibu adalah nafas bagiku yang dengan udara itu aku bisa menemukan diriku untuk hidup kembali"



Muhammad Al-Hamiri dibebaskan pada Sabtu lalu (16 April 2016) setelah lebih dari 14 tahun ditahan tanpa tuduhan. Akhirnya ia bisa bertemu ibunya, dan ia terjatuh ke tanah dengan masih berseragam Guantanamo untuk mencium kaki sang Ibu.

Sunday, April 10, 2016

Ketika Isu Khilafiyah Menjadi "Modus Politik" di Aceh

Fazel J. Haitamy - Beberapa waktu terakhir saya coba mencerna dinamika politik dan strategi kampanye dini para calon Gubernur Aceh dalam mengusung Pilkada yang akan datang. Dari semua kandidat yang muncul ke permukaan, terdapat 3 poros kuat yang sangat kentara dengan isu sensitif Khilafiyah atau perbedaan pendapat dalam Islam.

Kandidat pertama adalah Dr. Zaini Abdullah; yang belakangan ini menjadi sasaran empuk 'black-campaign' musuh-musuh politiknya selama ini. Dr. Zaini dituduh sebagai tokoh 'Pro-Wahabi' di Aceh. Semua itu dikarenakan pembelaan beliau kepada para pengurus Masjid Baiturrahman Banda Aceh yang notabene 'Sunnah/Muhammadiyah' disaat para tokoh Dayah (Baca: Aswaja) di Aceh sedang menggerakkan massa dalam usaha perebutan kepengurusan Masjid Baiturrahman tempo hari.

Imej 'Pro-Wahabi' di Aceh sangat sensitif terutama jika menatap pada kepentingan pemilu. Umumnya masyarakat Aceh masih sangat awam dan terkadang mudah diprovokasi dengan 'Isu Wahabi' oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kandidat kedua adalah Muzakkir Manaf atau kerap disapa dengan 'Mualem'. Muzakkir Manaf dengan sangat cerdik telah mencuri start awal kampanye dengan memanfaatkan momentum di mana para tokoh Aswaja sedang membutuhkan dukungan untuk memberangus "kaum minoritas" yang berbeda pandangan dengan mereka.


Muzakkir Manaf disambut bagaikan seorang Khalifah dalam acara demonstrasi besar-besaran kalangan Aswaja di Aceh yang menuntut diberlakukannya larangan atas kelompok masyarakat selain dari golongan mereka untuk beraktifitas dan menjalankan ibadah di tanah Serambi Mekkah.

Dalam kesempatan tersebut Muzakkir Manaf berjanji mendukung diberlakukannya peraturan untuk menjadikan Provinsi Aceh hanya melegalkan satu mazhab fiqh dan satu aliran aqidah, yaitu; Mazhab Syafi'i dalam hukum fiqh dan Aqidah Asy'ariyah dalam I'tikad.

Sontak massa bergembira dan bersorak ria dengan 'Janji Politik' yang diberikan Muzakkir Manaf saat itu. Bahkan sebagian santri beramai-ramai mengerumuni Muzakkir Manaf untuk mengangkat dan menandunya. Pada momentum tersebut Muzakkir Manaf dielu-elukan dan digelari dengan 'Umar Al-Faruq' oleh semua santri dan para teungku yang hadir.
 
Kandidat terakhir tidak perlu disebutkan namanya. Dia adalah seorang yang cukup populer dan telah berpengalaman dalam percaturan politik Aceh. Sosok satu ini adalah seorang politisi yang cukup cerdik dan pandai membaca dinamika politik.

Kandidat ini turut memanfaatkan isu Khilafiyah untuk meraih simpati kalangan Aswaja. Dia tahu benar bahwa meraih dukungan kalangan Aswaja dalam pemenangan pemilu di Aceh adalah sangat vital.

Strategi yang ia jalankan adalah membuat 'deal' dan 'janji politik' dengan represetatif Aswaja bahwa ia akan merebut semua kepengurusan masjid-masjid di Aceh yang tata laksana ibadahnya tidak sesuai dengan pemahaman Aswaja untuk kemudian dikelola oleh kalangan Aswaja.

Masjid-masjid yang selama ini dikelola oleh kalangan yang dikenal sebagai kelompok "Muhammadiyah", "Sunnah" atau "Salafi" akan menjadi terget utama untuk dikudeta dan diganti pengurusnya jika kandidat ini dalam pilkada kelak didukung oleh Aswaja dan berhasil menjadi Gubernur Aceh.

Note:

Isu khilafiyah di Aceh adalah komoditas politik yang sangat menggiurkan untuk diperdagangkan. Hendaknya kalangan intelektual, para aktivis dan para da"i serius berpartisipasi untuk mencerdaskan masyarakat Aceh. Agar masyarakat Aceh tidak digiring kembali dalam konflik horizontal yang akan sangat merugikan.

Perbedaan dan khilafiyah dalam Islam adalah hikmah dari Allah agar kita bisa saling bersilaturahmi untuk berdiskusi dan bertukar pandangan.

Perbedaan dan khilafiyah juga adalah ujian Allah untuk kita semua. Kita diuji apakah dengan perbedaan kita akan saling menyakiti, menghina dan melukai sesama kita atau tidak?
Mari menjadi bijak dan cerdas.

[Lhokseumawe, 7 April 2016]

Sunday, March 20, 2016

Lhokseumawe - Takengon Sekarang Hanya 1,5 Jam

Sebelum saya mulai ngetrip ke Takengon, bapak saya yang baru pulang dari sana bercerita dengan begitu antusias kalau sekarang sudah ada jalan yang bisa tembus langsung dengan jarak tempuh relatif lebih singkat ketimbang menggunakan jalur pada umumnya melalui Bireuen. Bagi warga Lhokseumawe dan Aceh Utara mungkin ini kabar gembira. Jika biasanya anda membutuhkan waktu 4 hingga 5 jam agar sampai ke Takengon, sekarang ini cuma membutuhkan waktu 1,5 jam anda sudah sampai ke kota dingin. Lah jalur mana itu? Ternyata jalur terdekat agar kita sampai ke Takengon adalah jalur melalui Pabrik KKA.

Setelah mendengar cerita dari bapak, saya memutuskan untuk memulai perjalanan saya melalui jalur yang diceritakan itu. Karena motor touring saya sedang di bengkel, jadi saya menggunakan motor scoopy milik adik saya. Saya nanya ke bapak "kalau scoopy bisa lewat?", "bahkan vespa pun tembus" jawab bapak yang sedikit bercanda.

Jagoan ngebut yang bakal di pacu
Jalur pabrik KKA menghubungkan antara Kab. Aceh Utara dengan Kab. Bener Meuriah. Untuk melewati pergi ke Takengon via pabrik KKA, anda bisa melewati jalan simpang KKA di Krueng Geukuh. Kalau anda tidak tahu dimana simpang KKA, pergi saja dulu ke Krueng Geukuh, sampai disana tanyakan pada orang dimana simpang KKA itu. Setelah sampai di simpang KKA, ikuti saja jalan tersebut, lurus saja jangan malu-malu. Sebelum sampai ke pabrik simpang KKA, anda akan menemukan persimpangan, nah dari sana lanjut lurus saja. Kalau ragu, tanyakan warga setempat kemana arah jalan menuju pabrik KKA.

Penampakan simpang KKA, tempat bersejarah dimana pada tahun 1998 telah terjadi penembakan membabi buta oleh aparat bersenjata terhadap warga sipil
Pabrik KKA, pabrik ini sudah tidak beroperasi lagi
Setelah anda melewati pabrik KKA, anda akan menemukan sebuah waduk
Jika anda sudah sampai di baprik KKA, berarti jalan anda sudah benar. Tugas anda sekarang adalah untuk memacu kendaraan anda lurus mengikuti jalan, jangan belok-belok. Nanti anda akan menemukan sungai yang cukup natural, namanya Krueng Tuan. Anda boleh beristirahat sejenak disana sambil berbincang dengan warga setempak. Tenang saja, warga Krueng Tuan sangat ramah.

Krueng Tuan. Airnya sedang tidak jernih.
Menurut pengakuan warga Krueng Tuan, dulunya jalur ini digunakan sebagai jalur logistik pabrik KKA. Namun semenjak pabrik KKA tutup, jalur ini tidak digunakan lagi dan mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun dengan adanya inisiatif dari kedua kabupaten tersebut, maka dibangunlah kembali jalur tersebut supaya dapat dilewati oleh kendaraan. Alhasil sekarang ini semua kendaraan dapat melewati jalur tersebut. 

Tuh, bagus kan jalurnya. Ini masih di Kab. Aceh Utara, Kec. Nisam Antara

Jalan yang baru saja dilakukan pengaspalan

Sekitar 10 kilometer jalur belum dilakukan pengaspalan, namun sedang dalam pengerjaan. Saya lihat kontruksi sedang fokus ke penguatan di wilayah yang resiko longsor.
Ini yang bikin terheran-heran, kok ada rumah ditengah hutan.
Akan tetapi, dibalik semangat kolaborasi pembangunan antara Aceh Utara dan Bener Meuriah, ternyata ada sedikit konflik kecil mengenai letak perbatasan antara kedua kabupaten tersebut.

Ini perbatasan versi warga Bener Meuriah, mereka mematok sejauh 1 kilometer ke wilayah Aceh Utara.
Ini perbatasan versinya Aceh Utara. Tampak tiang perbatasan pernah dibakar.
Pilar perbatasan telah dihancurkan
 Setelah 40 menit dari Krueng Tuan, eh tiba-tiba kok saya sudah masuk ke perkampungan Gayo, ini pengalaman hebat melewati jalur yang masih terasa asing.

Unit sekali, ada tukang roti keliling di dalam perkampungan yang berbatasan langsung dengan hutan Aceh Utara
Entah apa alasan saya ambil foto ini, yang jelas saya terasa kagum karena setelah saya melewati jalur hutan eh tiba-tiba langsung bertemu dengan pemukiman.

Jalan yang dibangun oleh pemerintah Kab. Bener Meuriah
Perkampungan di Bener Meuriah
Bandara Rembele di Bener Meuriah
Alhamdulillah, bonus foto ganteng saya whuhehe
Kesimpulannya: semua kendaraan jenis apapun bisa melewati jalur ini. Jalan 70% sudah diaspal, yang belum diaspal hanya berjarak 10 km saja. Resiko tersesat Insya Allah adalah zero. Jika semua jalan sudah rampung, mungkin 1 jam saja anda bisa sampai ke Takengon.

Oke, begitu saja info dari saya. Jangan malu bertanya, dan jangan lupa mandi sebelum berpergian.

UPDATE TERBARU:

Saya mendapatkan info bahwa sudah ada perjanjian/ketentuan dengan maksud untuk meningkatkan perekonomian di jalur KKA-Takengon, setiap unit gampong, warga dan kombatan wajib ikut serta meningkatkan keamanan di wilayah tersebut. Dan tidak boleh ada pemalakan apapun, untuk setiap tindakan kriminal akan ditindak tegas (mungkin maksudnya hukum adat), dan bagi mereka yang kendaraannya mogok di jalur tersebut maka warga tersebut wajib membantu atas nama persaudaraan.

Monday, March 7, 2016

Bagaimana Hukum Indonesia Mempersoalkan Kepemilikan Airsoft Gun?


Apakah anda pernah melihat airsoft gun? Jika belum pernah, anda silahkan melihat beberapa bentuk unit airsoft gun dari link ini, disana terpampang jelas bentuk-bentuk airsoft gun. Airsoft gun memang sangatlah mirip dengan senjata beneran, tapi ini cuma replika dan tidak berbahaya.

Nah, apakah airsoft gun adalah sebuah senjata? Jawabannya bukan. Airsoft gun pertama kali diperkenalkan oleh pabrikan mainan di Jepang. Sebenarnya airsoft gun hanyalah sebuah mainan replika senjata api yang mirip dengan aslinya, hanya saja penggunaan yang berbeda. Airsoft gun semata-mata hanya digunakan sebagai alat olahraga menembak, atau sekedar mainan.

Selama ini, banyak penyalahgunaan yang terjadi pada Airsoft Gun, seperti melakukan tindak kejahatan dengan cara mengeluarkan airsoft gun untuk menakut-nakuti korban. Inilah yang jadi problem saat ini.  Makanya telah disepakati, untuk airsoft gun hanya boleh dikeluarkan di lapangan olahraga menembak atau wahana permainan, tidak boleh dipamerkan ke khayalak ramai.

Jadi, bagaimana hukum di Indonesia menanggapi persoalan kepemilikan Airsoft Gun? Setahu saya, tidak ada undang-undang yang melarang seseorang untuk memiliki Airsoft gun. Alasannya tentu karena airsoft gun hanyalan sebuah mainan, bukan senjata api. Selain itu, aturan untuk tidak mengeluarkan airsoft gun di khayalak ramai sudah dapat dijadikan ketentuan bagaimana peraturan dalam kepemilikan airsoft gun. Namun tetap saja, jika anda memiliki unit airsoft gun, lebih baik anda ikut klub menembak semisal Perbakin supaya ada regulasi jelas tentang pemakaian airsoft gun.

Nah, jelas kan? Jadi sekarang anda tidak perlu takut untuk membeli airsoft gun selama anda mematuhi aturan yang berlaku.

BTW, kalau anda ingin berbelanja airsoft gun, belilah di toko online yang sudah memiliki reputasi yang bagus supaya tidak tertipu. Misalnya toko online jual airsoft gun murah yang memang sudah banyak dikenal oleh kalangan airsofter Indonesia.

Saturday, March 5, 2016

Google Adsense Bukan Untuk Anda yang Kreatif dan Ber-Skill


Setelah artikel kemarin, saya lihat banyak orang yang sepertinya mulai ketakutan atau menyerah untuk memulai bisnis internet (baca: Jangan Terjebak, Mencari Uang dari Internet Tidaklah Mudah). Tapi ada juga yang tertawa dengan tulisan saya, mereka yang tertawa kebanyakan para master yang sudah berpenghasilan puluhan juta. Artikel saya membuat para master mengenang masa lalunya, ketika masih jatuh bangun dalam berjuang, ketika pahitnya memulai sebuah proses. Tapi, bagi anda baru akan memulai debut di kancah internet, saya pikir akan lebih baik untuk menjelaskan suatu hal yang mungkin bisa menjadi opsi terbaik bagaimana menghasilkan uang dari internet.

Kalau anda merasa Adsense adalah satu-satunya cara termudah, tanpa modal, dan dapat dilakukan oleh siapapun, anda salah. Seperti yang pernah saya jelaskan, seorang publisher adsense akan selalu dihadapi dengan betapa pusingnya mengurus banyak blog yang harus diberi makan setiap harinya. Selain itu, mereka juga perlu memberikan nutrisi SEO agar mampu bersaing dengan kompetitor yang biasanya sangat ketat. Belum lagi ancaman banned yang terus menghantui tiap detiknya. Namun ironisnya, tetap saja tumbuh bibit-bibit publisher baru tiap harinya, meski mereka tahu beban yang akan dihadapinya. Inilah jalan yang umumnya orang pilih, dan kebanyakan dari kita seperti ini, yang tergiur dengan cerita dan pendapatan para master adsense. Iya kan?

Di satu sisi, seorang publisher adsense yang bekerja mati-matian, menghabiskan waktu dan tenaga demi mampu bersaing dengan kompetitor yang bermain pada keyword yang sama. Di sisi lain, ada kelompok yang sama-sama menghasilkan uang dari internet, bekerja santai, tidak banyak menghabiskan waktu dan tenaga, namun memiliki pendapatan yang sama dengan publisher adsense. Loh kok bisa? Inilah yang namanya ide kreatif.

Oke, kembali ke topik utamanya. Jadi apa dong yang mudah dan bisa dilakukan agar mendapatkan penghasilan dari internet? Jawabannya adalah skill anda sendiri. Tidak salah kalau anda mau ikut jalan orang yang sudah sukses di Adsense, mungkin jalan itu anda dapat belajar banyak hal. Namun akan lebih baik kalau anda bisa membangun bisnis dengan skill anda sendiri. Karena skill, anda bisa menemukan passion yang bisa anda gunakan sebagai modal untuk melawan kompetitor.

Saya ambil contoh, teman-teman sekalian pernah menggunakan layanan homestaydijogja.net? atau pernah hanya sekedar mendengar?. Situs ini dikelola oleh dua orang mahasiswa. Hebatnya, kedua mahasiswa ini memegang tanggung jawab yang berbeda. Satu orang mengelola manajemen, baik terima order hingga persoalan homestay. Sedangkan yang satu lagi fokus ke bidang web dan SEO. Jika seandainya mereka tidak paham SEO, mereka masih bisa mencari jasa SEO untuk situs mereka. Karena sebenarnya mereka sudah punya modal penting, yaitu “ide kreatif”. 

Apakah anda tahu berapa penghasilan mereka? Ya, dari situs itu mereka berhasil mendapatkan 30 juta tiap bulannya. Untuk setingkat mahasiswa itu sudah sangat lumayan kan?

Dari sini kita bisa lihat kalau mereka begitu kreatif, masuk ke keyword yang tidak begitu kompetitif. Mereka tidak dipusingkan harus punya ribuan visitor, cukup ratusan visitor tertarget saja cukup. Mereka cukup punya satu blog, tidak perlu update blog tiap hari, tidak takut dibanned google, dan lebih penting bisnis mereka itu jelas. Mereka adalah bos sebenarnya, tidak pernah menunggu gajian tiap tanggal 23. Mereka hanya berpikir untuk memberi sedikit nutrisi SEO saja secara rutin. Selebihnya mereka cuma mengurus orderan yang masuk tiap harinya, bahkan kalau mereka mau mereka bisa mencari karyawan untuk mengurus orderan. Sehingga mereka benar-benar bisa menjadi bos.

Bandingkan dengan publisher, apakah publisher adsense adalah bos? Bagi saya tidak, mungkin pendapat saya dan anda berbeda. Disini saya melihat Google-lah yang paling banyak memegang kendali. Pertama-tama, anda harus bersaing untuk mendapatkan visitor dari google, kedua, Google yang membayar anda, ketiga, hanya Google berhak untuk membanned Anda. Kebayang tidak bagaimana seandainya salah satu dari tiga jalur itu terputus? bisa berabe kan.

Saya bukannya tidak menyukai Adsense, sampai sekarang saya masih menjadi publisher adsense, meski pendapatan saya hanya beberapa ratus dolar saja tiap bulannya. Saya hanya tidak menjadikan adsense sebagai sumber pendapatan utama saya. Kalau boleh saya katakan, saya hanya menerima 25% pendapatan adsense untuk jajan saya, 75% selebihnya dipakai untuk membayar VPS, membeli artikel, dan kebutuhan web lainnya. Bisa dikatakan adsense cuma untuk mendukung bisnis saya yang lain.

Saran saya, cobalah berpikir secara kreatif apa yang bisa anda lakukan dengan internet ini. Jika anda menyukai traveling, kenapa tidak anda membuka jasa guide wisata ditempat anda? Jika anda tukang listrik, kenapa anda tidak memperkenalkan diri anda melalui internet? Jika anda teknisi elektronik panggilan, kenapa tidak anda promosikan via internet?. Bangunlah bisnis dari kemampuan diri sendiri dan manfaatkan internet untuk ber-ekspansi. Saya pikir inilah cara terbaik untuk anda sukses melalui internet.

Sunday, February 28, 2016

Pendakian Gunung Seulawah Agam


Suatu hal yang membanggakan saat kita mampu menggapai puncak gunung kebanggaan masyarakat Aceh. Gunung Seulawah sudah sangat dikenal oleh masyarakat Aceh sebagai ikon nya tanah indatu. Maka hal itu timbullah guyonan jangan ngaku-ngaku pendaki asal Aceh kalau belum mengggapai puncak Seulawah. Begitulah kira-kira kagumnya kami yang berdarah Aceh dengan Seulawah.

Gunung Seulawah terletak di Aceh Besar, jika anda berniat mendaki gunung ini, anda bisa melalui daerah Sare. Nah sampai disana silahkan bertanya pada masyarakat setempat kemana arah pintu rimbanya. Tenang saja, masyarakat sangat bersahabat dengan pendatang.

Jika regu pendaki ada yang cewek, bawalah surat izin dari instansi tertentu agar mempermudah saat kita melapor ke kepala desa setempat. Pastikan cuaca bagus saat pendakian, karena gunung Seulawah merupakan hutan primer yang pohonnya sangat besar-besar dan sering tumbang tiba-tiba.

Saran dari saya, mulailah pendakian dari jam 7 pagi (dari pintu rimba), maka paling cepat jam 3 siang anda sudah sampai ke pilar puncak gunung seulawah. Ada beberapa selter yang bakal anda lewati, pertama pintu angin, jarak pintu rimba ke pintu angin sekitar 3 jam pendakian. Kedua anda akan melewati pintu beringin tujuh, jarak antara pintu angin ke beringin tujuh sekitar 3-4 jam. Lalu anda anda menemui batu gajah (bentukan pohon dan struktur tanah yang mirip gajah), jarak dari beringin tujuh ke batu gajah sekitar 2-3 jam. Kalau sudah sampai di batu gajah, artinya anda sudah dekat puncak, teruslah berjalan mengikuti jalur dan kurang lebih 1 jam dari batu gajah anda sudah sampai di puncak.



















































Saya juga sempat merekam dokumetasi perjalanan kami dalam bentuk video. Silahkan ditonton :)